Minggu, 01 November 2015

Petis Runting Khas Pati

Apa itu petis runting? 
Petis runting adalah kuliner khas Pati semacam gule, berbentuk cair namun agak kental, terbuat dari tepung beras agak kasar yang disangrai dengan bahan daging kambing atau balungan/tulang kambing, sum-sum yang biasa dinikmati dalam kondisi panas. Biasanya, petis runting dimakan dengan sate dengan minuman pendampingnya adalah es teh, teh anget, es jeruk, atau jeruk anget. Mantap dan mak nyus sekali, bukan?

petis runting pati
Petis runting, kuliner khas Pati, Jawa Tengah. Foto: Direktori Pati
Asal-usul petis runting 
Petis runting diambil dari kosa kata "petis" dan "runting". Petis menurut sejumlah warga Pati adalah semacam makanan cair sedikit kental yang terbuat dari tepung beras kasar yang disangrai. Sementara itu, runting diambil dari nama desa atau salah satu di desa di kelurahan Tambaharjo. Penamaan petis runting bermula dari Desa Runting sehingga dikatakan sebagai petis runting.

Meskipun demikian, istilah petis sebetulnya sudah populer sangat lama di daerah Runting, Wedarijaksa, dan sejumlah daerah di Pati bagian tengah-utara. Beberapa warga Pati tidak banyak yang mengenal petis. Bahkan, masyarakat Pati wilayah selatan banyak yang tidak mengetahui apa itu petis sebagai kuliner yang menggugah selera dari Kota Pati. Legenda Petis hanya berlaku secara getuk tular atau tutur warga sekitar Pati tengah-dan beberapa di utara, mulai dari Desa Bongsri, Runting, hingga Kecamatan Wedarijaksa.

Baru setelah ada sejumlah media yang mempublikasikan petis, maka petis baru diketahui publik sebagai kuliner asli Pati. Saat diketahui publik pula, petis yang dikenal dari Desa Runting sehingga kemudian petis dijuluki dengan penambahan runting sehingga dikenal dengan petis runting. Mengenai asal-usul petis, petis sudah sejak zaman dulu menjadi kuliner legendaris warisan leluhur orang Pati di sekitar daerah Desa Runting, Pati.

Tradisi membuat petis di setiap keluarga biasa dilakukan saat Lebaran Idhul Adha tiba. Hal ini dikarenakan banyaknya daging kambing yang dibagikan saat Idhul Adha. Sementara kita tahu, harga daging kambing cukup mahal sehingga momentum untuk membuat dan memasak petis di Hari Raya Idhul Adha menjadi kesempatan emas bagi warga. Petis khas Pati ini disukai semua kalangan masyarakat lintas generasi. 

Harga petis runting 
Harga petis runting yang ditawarkan di masing-masing warung petis berbeda. Berbeda warung berbeda harga. Berbeda desa berbeda harga. Namun demikian, harga yang terpaut sangat tipis, antara Rp 2.000 hingga Rp 3.000. Kualitas petis yang ditawarkan juga memengaruhi harga.

Adapun harga yang biasa dijumpai untuk melahap satu porsi petis adalah sekitar Rp 5.000 hingga Rp 7.000. Kalau dijumpai harga Rp 10.000 atau Rp 15.000, biasanya sudah termasuk paket dengan sate, kikil, telinga, lidah, atau tambahan lainnya. Kalau petis yang dijual secara sederhana hanya dengan sepotong balungan sapi atau kambing, biasa dijual dengan harga Rp 1.000 (seribu rupiah). 

Cara membuat petis runting 
Untuk membuat petis runting, pertama persiapkan tepung beras yang masih kasar. Lalu sangrai di atas wajan tanpa minyak. Untuk mendapatkan tepung petis, Anda cukup beli di beberapa pasar tradisional seperti Pasar Runting.

Selanjutnya, rebus daging kambing beserta tulang-tulang atau balungan sampai mendidik dan berbau harum. Setelah mendidih dan daging kambing sudah matang, masukkan tepung petis yang sebelumnya sudah diendapkan dengan air di mangkuk.

Ketiga, persiapkan bumbu-bumbu, antara lain cabe/lombok, bawang merah, bawang putih, garam, penyedap rasa, laos, merica, daun salam (opsional), gula merah atau kecap. Setelah kita tahu bumbunya, maka bumbu-bumbu ditumbuk atau diulek dalam cobek. Setelah menjadi satu, masukkan ke dalam panci yang sudah terdapat daging kambing dan tepung petis. Mudah sekali, bukan? 

Di mana mendapatkan petis runting 
Untuk mendapatkan petis runting di warung, cukup berkunjung ke beberapa desa, antara lain Desa Runting, Desa Gadungan (sebelah timur desa Runting), Desa Payang, dan beberapa desa di kecamatan Wedarijaksa. Dulu, di Tambahsari juga ada penjual petis legendaris, namun sekarang sudah tidak ada lantaran orangnya sudah meninggal.

Warung petis agak susah dijumpai karena harus masuk desa. Meski begitu, sekarang sudah ada beberapa penjual atau warung petis yang berada di pinggiran jalan raya, seperti warung petis di dekat pinggir jalan raya runting dekat dengan SMA/SMK Muhammadiyah Pati.

ssumber:http://farlys.com/resep-masakan/petis-daging-petis-kambing-khas-pati-jawa-tengah.html

Waduk Gunung Rowo Pati

Waduk Gunung Rowo merupakan salah satu waduk yang ada di kabupaten Pati. Waduk ini tergolong luas dan mampu menampung air sebanyak kurang lebih 5,5 juta meter kubik. Waduk ini dibangun pada masa pemerintahan Belanda (menurut catatan Kantor Dinas Permukiman dan Prasarana Daerah setempat). Waduk Gunung Rowo sudah lama difungsikan sebagai penampungan air untuk mengairi area pertanian yang ada di bawahnya. Tetapi selain fungsi tersebut, ternyata waduk Gunung Rowo juga difungsikan sebagai lokasi wisata yang cukup menarik untuk menghabiskan waktu akhir pekan. Keadaa alam yang dikelilingi bukit dan berlatarkan pegunungan
Muria menambah keeksotisan waduk Gunung Rowo.
Waduk Gunung Rowo menawarkan pesona alam pegunungan yang eksotis. Waduk berisi air yang luas dan berlatarkan pegunungan Muria merupakan andalan dari objek wisata di desa Jolong Kabupaten Pati ini. Ketika kita berada di area waduk, kita dapat melihat deretan pegunungan Muria yang menujulang tinggi ketika menghadap ke arah barat. Dan kita melihat hamparan lembah kabupaten Pati yang terdiri dari persawahan dan perikanan ketika menghadap ke timur. Keeksotisan dapat dinikmati ketika kita berada di area taman yang ada di waduk Gunung Rowo. Taman ini memang didesain lebih tinggi dari pada bidang waduk pada umumnya.
 Di sekeliling waduk terdapat jalan yang digunakan untuk akses berkeliling waduk bagi pengunjung. Sepnjang jalan tersebut disediakan beberapa tempat peristirahat dan beberapa warung yang menyediakan berbagai makanan bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan waduk sambil makan-makan. Di samping itu, di beberapa titik juga dapat ditemui lokasi pemancingan yang khusus disediakan untuk pengunjung dengan membayar biaya ikan yang didapatkan saja. Biaya biasanya dikalkulasi per kilogram dari ikan yang didapatkan. Dan ikan yang di dapatkan dapat dibawa pulang atau dimasak dan dimakan di tempat pemancingan tersebut.
waduk gunung rowo2
Selain memancing di lokasi pemancingan yang khusus, pengunjung juga dapat menyalurkan hobi memancing tersebut di waduk yang luas tersebut.
Biaya tiket masuk per orang sekita Rp2000,-. Tidaklah mahal untuk sekedar menikmati keeksotisan waduk Gunung Rowo.
Jika musim kemarau, waduk ini memang tidak seindah waktu beranjak musim penghujan. Pada musim kemarau, isi air dari waduk ini tidaklah penuh, hanya sebatas dasar saja. Tetapi dengan keadaan ini, pengunjung malahan dapat menikmati keadaan dasar danau yang dipenuhi rumput karena belum tergenang air tersebut. Pengunjung dapat turun ke permukaan dasar waduk yang tidak tergenang air untuk bermain di dalamnya.
Tetapi jika musim sudah beranjak penghujan, waduk ini akan segera penuh dengan air supply dari hulu yang ada di atasnya. Dan saat inilah keindahan waduk akan dpat dinikmati karena terisi penuh oleh air. Biasanya pada musim penghujan, beberapa fasilitas air seperti perahu dan lain-lain desiakan untuk pengunjung yang dapat dan ingin menikmati di waduk tersebut.
Selain waduk tersebut, daerah di atas waduk merupakan derah bumi perkemahan Jolong yang terkenal dengan lokasi yang asri dan indah. Kesejukan daerah ini tidak diragukan lagi, karena keadaan geografis gunung Muria yang sejuk.
Waduk ini cukup ramai jika hari liburan datang. Hari Sabtu Minggu juga merupakan hari yang ramai di Waduk Gunung Rowo. Di saat libur sekolah datang, waduk ini juga merupakan tempat yang cukup padat.
Akses jalan untuk menuju tempat ini juga tergolong lancar dan bagus. Hanya ada beberapa titik jalan yang kurang baik. Untuk menuju tempat ini, pengunjung dapat melewati daerah Tlogowungu Pati ke arah Jolong Pati. Dari kota Pati perjalanan sekitar 30 menit.

sumber:potensijateng.com

Wisata Gua Pancur

Gua Pancur adalah gua yang belokasi di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, sekitar 20 Km dari pusat Kota Pati. Gua sepanjang 736 m ini merupakan gua kapur dengan air yang terus mengalir setinggi orang dewasa dengan stalaktit dan stalagmit di dalamnya.

Gua ini pernah menjadi ajang digelarnya Raimuna Daerah Gerakan Pramuka se-Jawa Tengah pada tahun 1996. Gua pancur sudah sekian lama tidak terawat dan tidak mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Tetapi saat tulisan ini diterbitkan, pembangunan kembali area wisata gua pancur tengah dilakukan dan akan selesai dalam waktu dekat.

Untuk sampai di gua pancur anda dapat langsung menuju
Desa Jimbaran yang ada di Kecamatan Kayen, atau anda juga bisa menuju pusat Kecamatan Kayen. Selanjutnya anda dapat bertanya ke penduduk sekitar. Dari Desa jimbaran anda akan menemukan papan penunjuk arah yang akan memandu anda untuk sampai ke lokasi gua pancur.

Di lokasi wisata kita akan disuguhkan keindahan gua beserta waduk buatan dan pemandangan hamparan sawah serta deretan pegunungan kendeng yang ada diatasnya. Lokasi wisata gua pancur sudah tertata rapi dengan menyediakan gazebo dan tempat bermain bagi anak seperti ayunan. Disana kita juga akan menemukan air mancur yang berada tepat di depan mulut gua.

Di lokasi wisata gua pancur, anda dapat menikmati keindahan alam gua dari luar maupun dari dalam. Anda bisa mandi atau sekedar bermain air di mulut gua, atau anda bisa mencoba masuk lebih dalam jika ingin mengetahui sedalam apa gua tersebut. Sebelum masuk ke dalam ada baiknya anda mempersiapkan pakaian ganti ataupun perlengkapan untuk menyusuri gua seperti senter, karena gua ini dipenuhi air setinggi pinggang orang dewasa. Untuk dapat menyusuri gua, anda harus mendapat ijin dari pengelola.

Di tengah-tengah kedalaman gua juga terdapat sumber mata air hangat yang konon bisa dijadikan media untuk penyembuhan berbagai macam penyakit. Meski tidak terbukti secara ilmiah, tetapi masyarakat mempercayai khasiat air hangat tersebut.

Selain itu gua juga dihuni kelelawar. Semakin dalam menjelajahi gua kita akan menemukan tanda-tanda keberadaan kelelawar seperti kotoran kelelawar. Tetapi hal ini tidak terlalu mengganggu para pengunjung, pasalnya kelelawar hanya akan terbang dan keluar di malam hari, serta tidak menghasilkan terlalu banyak kotoran.

Jika tidak ingin masuk ke dalam gua, anda juga bisa berkeliling di sekitar gua ataupun menikmati pemandangan dengan bersantai di gazebo yang cukup besar yang disediakan disana. Jika anda tidak membawa bekal, anda dapat membeli makanan yang disediakan warung-warung kecil di sekitar gua pancur. Di hari libur biasanya terdapat para pedagang asongan keliling yang menjajakan bakso, siomai, batagor dan lain-lain.

Pemandangan gua pancur tidak hanya bisa dinikmati dari dalam gua. Jika anda mau anda bisa naik ke pegunungan yang berada di atas gua. Tentunya anda harus ekstra hati-hati, karena tdak disediakan jalan khusus untuk sampai di atas gua serta banyaknya batuan terjal disana. Di atas kita dapat menikmati pesona hamparan sawah dan bukit nan hijau dengan duduk bersantai di atas bebatuan atau kursi yang disedikan disana dan di bawah hutan jati.

Sudah semestinya kelestarian gua pancur harus kita jaga bersama, karena ini merupakan aset daerah yang tak ternilai harganya.

Berikut beberapa dokumentasi di lokasi wisata gua pancur







sumber: infowisatapati.blogspot.com

Nasi Gandul Khas Pati

Resep Membuat Nasi Gandul Khas Pati Jateng - Nasi gandul adalah suatu makanan atau masakan yang berbahan pokok nasi yang hampir mirip dengan nasi pindang . rasa enak dan gurih nya memang sama , hanya saja dalam penyajian nasi gandul menggunakan daun pisang sebagai alasnya . nasi gandul memang enak dan lezat sekali , yang merupakan salah satu hidangan yang khas dari kota pati jawa tengah . untuk anda yang tinggal di pati dan sekitarnya tentunya sudah tidak asing lagi dengan hidangan nasi gandul bukan ?

Rasa yang enak dari nasi pulen yang disiram kuah lezat dengan isian daging sapi akan membuat lidah anda tidak akan pernah bosan untuk bergoyang . ehmmm nyumi .. sajian lengkap nasi gandul memang lezat sekali , sehingga banyak kalangan masyarakat luas yang menyukai nasi gandul . dari anak kecil , para remaja hingga orang dewasa tentunya tak akan pernah mau ketinggalan akan rasa lezat yang disajikan nasi gandul . seperti saya , saya juga suka sekali dengan nasi gandul .

Rasa daging sapi yang khas enak membuat saya ketagihan akan nasi gandul . oh iya , nasi gandul biasanya di sajikan langsung disiramkan kedalam nasi putihnya , namun ada juga yang disajikan secara terpisah . nasi gandul biasanya menggunakan daging kerbau , namun karena daging kerbau yang sulit dicari banyak dari masyarakat yang mengkreasikannya dengan daging sapi . selain menggunakan daging sapi nya , nasi gandul juga banyak yang disajikan dari jeroan sapi , hati dan ampela sapi , lidah sapi dan lain sebagainya .

Jika kita mendengar jeroan sapi , pastinya untuk anda yang mempunyai kolesterol tinggi enggan untuk menikmati nasi gandul bukan ? oleh karena itu pada resep nasi gandul yang Harian Resep bagikan kali ini kami ganti jeroan sapi dengan daging sapi nya . sehingga untuk anda yang memilii kolesterol tinggi tetap dapat menikmati lezatnya nasi gandul . dengan adanya resep nasi gandul ini anda juga tidak harus pergi ke kota pati hanya untuk menikmati nasi gandul .

Karena resep nasi gandul ini akan membahas secara lengkap tentang nasi gandul . dari bahan-bahan yang digunakan , beserta dengan cara membuatnya dengan mudah . bagaimana , apakah anda sudah penasaran akan nasi gandul dan segera ingin membuat nasi gandul ini langsung dari dapur anda ? jika begitu silahkan simak bahan-bahan dan cara membuat resep nasi gandul nya seperti berikut ini .

Resep Membuat Nasi Gandul Khas Pati Jateng

Resep Membuat Nasi Gandul Khas Pati Jateng

Bahan-bahan Nasi Gandul Khas Pati Jateng :

  • Daging sapi 500 gram
  • Santan encer 1 1/2 liter
  • Serai 1 batang ( dimemarkan atau digeprek )
  • Daun salam 2 lembar
  • Lengkuas 1 ruas jari ( kira-kira 2 centi meter )
  • Minyak goreng ( digunakan untuk menumis )

Bumbu Halus Nasi Gandul Khas Pati Jateng :

  • Bawang merah 4 siung
  • Bawang putih 4 siung
  • Cabai merah keriting 3 buah
  • Kemiri 3 butir ( disangrai )
  • Ketumbar 1/2 sendok makan ( disangrai )
  • Merica halus 1 sendok teh
  • Jintan 1 sendok teh
  • Kencur 1 ruas ( kira-kira 1 centi meter )
  • Jahe 1 ruas ( kira-kira 1 centi meter )
  • Terasi bakar 1 sendok teh
  • Garam halus secukupnya
  • Gula merah sisir 1/2 sendok makan 

Bahan Tambahan Nasi Gandul Khas Pati Jateng :

  • Bawang goreng secukupnya
  • Tempe goreng 
  • Sambal

Cara Membuat Nasi Gandul Khas Pati Jateng :

  1. Pertama-tama cuci bersih daging sapi kemudian potong-potong daging berbentuk dadu kecil . sisihkan .
  2. Setelah itu panaskan minyak goreng lalu tumis bumbu halus bersama serai , daun salam dan lengkuas hingga wangi .
  3. Seanjutnya masukkan santan dan potongan daging sapi , masak hingga mendidih dan daging terasa empuk . 
  4. Boleh dicicipi , lalu tambahkan jika ada yang kurang menurut selera .
  5. Kemudian untuk penyajian , siapkan selembar daun pisang yang telah di bersihkan lalu taruh diatas piring saji , lalu tambahkan nasi dan tuangkan pula daging sapi beserta kuah lezatnya . 
  6. Resep Membuat Nasi Gandul Khas Pati Jateng siap untuk dihidangkan bersama bahan tambahan . 

Selesai , begitulah bahan-bahan dan cara membuat nasi gandulnya , cukup mudah bukan ? silahkan mencoba dan berkreasi sendiri dengan Resep Membuat Nasi Gandul Khas Pati Jateng ini dirumah yah . buka juga informasi resep-resep masakan lainnya seperti Resep Membuat Tumis Tauge Tahu Enak Lezat yang wajib untuk anda coba . terimakasih sudah membuka Harian Resep , semoga resep-resep yang kami bagikan dapat bermanfaat untuk anda . sekian , seeyou :)
Advertisement

sumber: http://harianresep.blogspot.co.id/2014/12/resep-nasi-gandul.html

Wedang Coro Khas Pati

Cara Membuat Wedang Coro Khas Pati – Minuman khas dari indonesia memang begitu banyak ragamnya, dari minuman bajigur, bandrek, wedang uwuh, dan sekarang tambah lagi pengetahuan anda, yaitu wedang coro khas kota pati. Minuman ini sangat baik sekali untuk dikonsumsi, karena selain enak, juga menyehatkan apalagi menghangatkan itu sudah pasti. Sehingga bila malam hari yang dingin datang anda tinggal membuat minuman ini saja, dijamin dapat membantu menghangatkan tubuh anda. Hangatnya minuman ini dihasilkan dari jahe yang memang sudah menjadi khas penghangat dalam minuman, dan santan kental yang membuatnya menjadi sangat lezat dan gurih, sehingga wedang coro menjadi minuman yang mempunyai ciri khas tersendiri. Bila anda pergi kedaerah minuman ini berasal anda akan banyak menemukanya dipinggiran jalan, apalagi ketika musim dingin atau musim penghujan pasti sangat banyak banget orang-orang menjual minuman hangat ini. Namun bagi anda yang tidak ada waktu untuk pergi kesana dan ingin mencobanya, anda tinggal membuatnya atau menyuruh orang membuatnya. Karena selain gampang pembuatanya juga tidak memakan waktu yang panjang, untuk itu silahkan langsung saja ikuti resepnya.
Resep Cara Membuat Wedang Coro Khas Pati
Resep Wedang Coro Khas Pati
Bahan wedang coro
  • 300 ml santan kelapa kental
  • 100 gram jahe, parut kemudian peras airnya
  • 100 gram gula aren merah, haluskan
  • 3 butir biji cengkeh
  • 1 cm kayu manis, utuhan
  • 1 cm lengkuas yang dimemarkan terlebihdulu
  • 2 lembar daun pandan
  • ½ sdt garam dapur
Cara Membuat Wedang Coro Khas Pati
  1. Siapkan wadah untuk merebus, kemudian masukan santan terlebihdulu, dan tambahkan daun pandan, aduk dan tunggu hingga mendidih
  2. Bila sudah mendidih mulai masukan bahan lainnya kedalam rebusan santan, aduk hingga benar-benar tercium harum
  3. Kecilkan api sehingga tidak membuat rebusanya gosong, dan tunggu sampai gula aren nya benar-benar larut dalam rebusan
  4. Siapkan penyaring untuk menyaring weadng coro yang sudah jadi, agar ampas bahan-bahan pembuatan wedang coro tidak terbawa
  5. Sajikan wedang coro kedalam gelas yang sudah disiapkan, wedang coro siap diseruput.
Itulah Resep Cara Membuat Wedang Coro Khas Pati yang bisa menghangatkantubuh anda, dan juga menyehatkan badan anda. Silahkan mencobanya kapan saja dan dimana saja anda ingin membuatnya, semoga menjadi bermanfaat bagi anda semuanya.

sumber:http://kawasanpati.blogspot.co.id/2013/02/wedang-coro.html

Mangut Ndas Manyung Masakan Kuliner Khas Pati

Pati yang terletak di pesisir pantai utara memeng mempunyai banyak sekali masakan-masakan khas yang mungkin jarang sekali di daerah lain, seperti mangut manyung, nasi gandul, petis runting,Dawet Siwalan, Bandeng Presto, Dumbeg dan banyak lagi yang lain, tidak heran kalau pati menjadi salah satu tujuan wisata kuliner bagi mereka yang menyukai masakan ,salah satu yang menjadi primadona di Kota Pati adalah masakan ndas manyung kalau aku menyebutnya, tapi  banyak yang menyebutnya MANGUT.

MANGUT, adalah masakan yang  pedas dengan bahan utamanya ndas manyung (ikan pari)/iwak PE, masakan bersantan yang memeng menantang nyali bagi para penggemarnya, karena masakan iki tergolong masakan yang sedikit pedas dan akan nikmat bila di makan panas-panas, dengan bahan utama ikan pari atau ndas manyung yang lebih dahulu di asap dengan sabut kelapa hingga matang lepas itu di masak dengan bumbu-bumbu tertentu, menjadikan masakan ini mepunyai penggemar tersendiri,

masakan ini bisa kita temui di pati, bahkan tersebar di seluruh kabupaten pati, dari pagi samapi paginya lagi, warung mangut terus buka, bahkan bagi orang yang lewat di jalur ppantura antara kudus sampai rembang pasti akan menemui masakan ini,  dan kita pun bisa meminta pedas tidaknya menurut selera kita,

bagi aku sendiri sudah mempunyai langanan tetap yaitu mangut mbak utami yang berada di alun-alun juana,  pengen coba dan penasaran, dengan MANGUT NDAS MANYUNG,
datang aja ke pati,,,,pasti ketagihan,

Resep untuk buat ndas manyung mangut
Bahan :
 - 1 kepala manyung asap
 - 5 buah cabai hijau, dipotong-potong
 - 1 buah tomat hijau, dipotong-potong
 - 1 lembar daun salam
 - 500 ml santan dari 1/2 butir kelapa

Bumbu Halus :
- 3 butir bawang merah
 - 2 siung bawang putih
 - 1 sendok teh garam
 - 2 cm kencur
 - 1/4 sendok teh ketumbar

Cara Membuat :
Rebus santan, bumbu halus dan daun salam sambil diaduk-aduk.
Masukkan kepala manyung, cabai, dan tomat hijau.
Masak hingga kuah mengental dan bumbu meresap

selamat memasak  Mangut Ndas Manyung Masakan Kuliner Khas Pati

sumber:http://agoesyoelionopati.blogspot.co.id/2014/10/destinasi-kuliner-khas-pati.html

Sejarah dan Resep Soto Kemiri


Soto Kemiri, Resep dan Sejarah Soto Kemiri masakan khas Asal Kabupaten Pati.Ragam Kuliner yang berada di Negeri ini memang sangat banyak sekali, Dari masakan yang berkuah,masakan kering bahkan masakan tradisional. Dari sabang sampai meraukepun namanya berbeda-beda walaupun pada dasarnya bahan yang di gunakan hampir sama. salah satu Yang ada di seluruh penjuru negeri ini adalah SOTO, hampir di semua daerah di negeri ini mempunyai masakan khas ini, antalain soto padang,soto medan,soto kalimantan,soto betawi, dan masih banyak lainnya. Akan tetapi dari berbagai soto tersebut adalahSoto Kemiri Asal pati yang cara penyajianya sekaligus bahanya berbeda.Soto kemiri merupakan salah satu masakan khas dari kota pati Selain Nasi Gandul,Mangut Ndas Manyung,, Keberadaan soto ini tidak terlepas dari cerita rakyat, Kono katanya adanya soto ini berasal dari cerita rakyat di Desa kemiri Pati. pada zaman dahulu kita ketahui bahwa daging baik daging ayam ataupun daging sapi sangatlah mahal, bahkan hanya orang-orang khusus yang mampu untuk membeli dan menjadikanya sebuah masakan. Rakyat kecil pada zaman itupun hanya mimipi bila kepengen makanan tersebut, untuk mengobati hal tersebut masyarakat desa kemiri berinisiatif membuat soto dengan bahan dasar buah kemiri, buah ini di beri  bumbu khususu dan di godog sampai lunak sehingga mirip olahan daging. dengan demikian kemiri bagi masyarakat zaman itu di anggap sebagai pengganti daging, Soto kemiri pada zaman itu di suguhkan saat masyarakat setempat bekerja dan bertani, untuk menghilangkan laparnya. serta menjaga kesehatan sebagai mana kita ketahui banyak sekali manfaat dari buah ini.Seiring dengan berkembangnya zaman, keberadaan soto tersebut sekarang menjadi salah satu masakan khas daerah pati, bahkan boleh di katakan masakan tersebut menjadi salah satu ikon kota pati. Soto kemiri sendiri sekarang di jual dengan berbagai campuran, daging ayam  ataupun daging sapi, walaupun bahan dasar utamanya tetap memakai buah kemiri. Untuk menikmati satu mangkok Soto kmiri pada saat inipun tidak mahal, dengan harga bervariasi antara 3000-10000 rupiah kita bisa menikmati masakan khas pati tersebut, dan kitapun tak akan kesulitan untuk mendapatkanya, karena hampir di semua jalan di kota pati menjual soto Kemiri tersebut. Nah bagi anda yang suka kuliner tidak ada salahnya bila anda singgah di kabupaten pati menikmati semangkok soto kemiri yang enak serta lezat dan banyak mengandung manfaat.Akan tetapi bagi anda yang jauh dan ingin mencoba membuat soto kemiri ini sedikit tips cara memasak dan bahan-bahan apa saja yang harus anda siapkan.Bahan :1 ekor ayam kampung1.500 ml air2 lembar daun salam100 gram taoge, diseduh2 tangkai daun seledri, iris halus3 sendok bawang goreng ,untuk menyajikanBumbu Halus :4 butir bawang merah2 siung bawang putih2 butir kemiri (tergantung selera)2 cm kunyit1 cm kencur1 1/2 sendok teh garamCara Membuat :Rebus ayam dalam air dan daun salam sampai matang.Campur kaldu bersama bumbu halus sambil diaduk hingga bumbu meresap.Angkat ayam lalu suwir-suwirMasukkan taoge, ayam suwir dalam mangkuk seduh dengan kaldu panas, lakukan 2 kali.Siram lagi dengan kaldu lalu sajikan dengan taburan daun seledri dan bawang goreng.Maka Soto kemiri khas pati yang lezat itu siap untuk di santap dan di nikmati, masakan tersebut bisa di sajikan untuk 6  orang, soto ini akan lebih nikmat bila di makan masih panas, dan di temani dengan krupuk terasi,atau krupuk udang juga khas asal pati. anda penasaran silahkan saja datang kepati atau mencoba membuat sendiri.

sumber:http://seputarpati09.blogspot.co.id/2014/08/soto-kemiri-resep-dan-sejarah-soto.html